Detail Berita

Baca Berita Muhammadiyah Boarding School Trenggalek

Informasi lengkap seputar kegiatan dan prestasi di lingkungan SekolahKu

Prestasi

Lagi, Santri MBS Trenggalek Ukir Prestasi Tingkat Karesidenan

18 February 2020 Admin
Lagi, Santri MBS Trenggalek Ukir Prestasi Tingkat Karesidenan
Akbar Juara 3 Olipiade Biologi, Tasya Juara 3 Hifdhul Qur’an
mbsmu.com – Dalam sepekan dua Prestasi membanggakan kembali diukir oleh santri-santri MBS Trenggalek. Sabtu, 15 Februari 2020 pada kegiatan Olimpiade bertajuk The Seventh Olymbasict 2020 yang diseleggarakan oleh SMA Muhammadiyah 1 Ponorogo, salah satu peserta dari MBS Trenggalek berhasil mencatatkan diri sebagai juara. Adalah Hilmi Ghoniyyu Akbar, santri kelas 3 asal Tulungagung yang berhasil menyabet juara 3 pada kategori olimpiade Biologi. Akbar begitu ia biasa dipanggil, berhasil menyisihkan ratusan peserta dari puluhan SMP Negeri dan Swasta se eks karesidenan Madiun. Rasa bangga dan senang begitu ia rasakan, pasalnya tropy olimpiade ini adalah kali pertama ia persembahkan untuk almamaternya. “Alhamdulillah, prestasi ini untuk MBS Trenggalek dan juga orang tua saya, semoga kedepan bisa lebih baik lagi” tutur akbar.


Sehari setelahnya, tepatnya ahad, 16 Februari 2020, pada even yang berbeda, Putri Amalia Natasya, santriwati kelas 2 turut mempersembahkan tropy untuk MBS Trenggalek. Santri yang akrab disapa Tasya tersebut berhasil menempati posisi ketiga pada even Festival Anak Sholeh Bertalenta (FAST) kategori Musabaqah Hifdhul Qur’an (MHQ) yang diselenggarakan oleh SMA Negeri 1 Trenggalek dalam rangka Dis Natalis ke 56. Didampingi ibunda, Tasya mengucap syukur karena berhasil menjadi juara. “Alhamdulillah, ini berkat bimbingan ustadz, terimakasih” ujarnya.

Pada even lomba yang diikuti pelajar SMP/MTs se eks karesidenan Kediri tersebut sebenarnya MBS Trenggalek mengirimkan empat perwakilan untuk berlomba pada kategori berbeda. Namun selain Tasya yang lain belum berhasil menjadi juara. Begitu juga even lomba di Ponorogo, ada 6 santri MBS yang berlaga, namun hanya Akbar yang bisa masuk menjadi juara.


Kepala Sekolah, Arifin, M.Pd. mengapresiasi upaya yang sudah dilakukan para santri maupun ustadz dan ustadzah pembina, sekaligus mengutarakan kebanggaannya karena antri MBS bisa menjadi juara. "Semua ini adalah proses pembelajaran, bagi yang belum juara jangan pantang menyerah, begitu juga yang juara jangan cepat puas, semua harus terus berbenah untuk menjadi lebih baik, selamat anak-anakku dan terimakasih atas bimbingan ustadz dan ustadzah" tutur beliau ketika dikonfirmasi tim redaksi. Putri



Bagikan:

0 Komentar

Bergabunglah dalam diskusi

Tinggalkan Komentar