Detail Berita

Baca Berita Muhammadiyah Boarding School Trenggalek

Informasi lengkap seputar kegiatan dan prestasi di lingkungan SekolahKu

Aksi

Bekali Santri Berwirausaha, MAM Trenggalek Gelar Karya P5

11 February 2023 Admin
Bekali Santri Berwirausaha, MAM Trenggalek Gelar Karya P5

Gelar Karya P5 Santri Kelas X SMA Muhammadiyah 1 Trenggalek / foto : Candra Dwi Aprida
mbsmu.com – Sekolah Inovatif SMA Muhammadiyah 1 Trenggalek gelar karya Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) untuk siswa kelas X pada hari Sabtu (11/2/23). Salah satu kegiatan projek Kurikulum Merdeka ini digelar di halaman Pondok Pesantren Modern Muhammadiyah Boarding School (PPM MBS) Trenggalek. Pada kegiatan ini para siswa menemukan ide wirausaha secara mandiri, mengolah produk secara mandiri, dan memasarkan produk kepada para santri yang tinggal di pondok MBS Trenggalek.

Pipit Rachmawati, koordinator P5 SMAM 1 Trenggalek ini memaparkan, tema pada gelar karya P5 semester 2 ini yaitu tema Kewirausahaan:  “Innovation to be a Healthpreneur” (Inovasi untuk Menjadi Pengusaha Sehat). Produk olahan yang dijual yaitu Donat Loukoumedes, Ice Lazzo, Dimsum Evaisha dan King Crepes.

Menumbuhkan Sikap Kewirausahaan

Selanjutnya, Ustazah Pipit, sapaanya itu, mengungkapkan tujuan diadakannya gelar karya P5 yaitu untuk menumbuhkan sikap kewirausahaan bagi peserta didik.

“Selain itu, mereka dapat mengembangkan sikap mandiri, kreatif, dan bergotong royong sesuai karakter Profil Pelajar Pancasila. Dan juga meningkatkan kemampuan berinovasi peserta didik dalam mengolah produk olahan makanan atau minuman yang siap untuk dipasarkan,” ungkapnya.

Selain itu, lanjutnya, anak-anak juga latihan mendesain logo untuk kemasan makanan. Mereka juga mendiskusikan strategi pemasaran dengan persaingan sehat dan juga melatih perhitungan keuangan laba dan rugi.

Suasana ramai santri MBS Trenggalek, geruduk stand di gelar karya P5 / foto: Candra Dwi Aprida

Inovasi Produk

Selain menumbuhkan sikap kewirausaan, siswa juga dapat berinovasi menghasilkan produk inovasi makanan atau minuman. Siswa menggali pengetahuan dan wawasan tentang produk yang dipasarkan.

“Mereka bisa berinovasi membuat makanan yang sehat, seperti dimsum kemarin, donat juga yang kaya protein. Coklat dipercaya menurunkan kolesterol jahat dalam darah,” jelasnya.

“Matcha mengandung catechin untuk meningkatkan metabolisme tubuh, membakar lemak dengan cepat dan menurunkan kolesterol jahat. Ini anak-anak membuat rasa di produk es dan donat,” tambahnya.

Kriteria penilaian yang diberikan kepada siswa mencakup produk hasil, strategi pemasaran, dekorasi stand, penggunaan properti stand bazar dan kekompakan anggota tim.

“Guru dan siswa lain yang membeli produk, juga memberikan kritik maupun saran demi perbaikan produk yang dihasilkan,” imbuhnya. [Candra Dwi Aprida]

Bagikan:

0 Komentar

Bergabunglah dalam diskusi

Tinggalkan Komentar