Detail Berita

Baca Berita Muhammadiyah Boarding School Trenggalek

Informasi lengkap seputar kegiatan dan prestasi di lingkungan SekolahKu

Informasi

Wujud Cinta Tanah Air : Santri MBS Trenggalek Kunjungi Industri Batik Tie Poek Khas Trenggalek

4 February 2023 Admin
Wujud Cinta Tanah Air : Santri MBS Trenggalek Kunjungi Industri Batik Tie Poek Khas Trenggalek

Siswa SMP Muhammadiyah 1 Trenggalek (putra), melakukan kunjungan ke UD Batik Tie Poek/ foto : Anis Rohmawati
mbsmu.com – Dalam rangka kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), siswa dan siswi SMP Muhammadiyah 1 Trenggalek (PPM MBS Trenggalek) laksanakan kunjungan ke Industri Batik Tie Poek pada hari Sabtu, (4/2/23).

UD. Tie Poek merupakan tempat industri batik yang berlokasi di Desa Ngentrong, Kecamatan Karangan, Kabupaten Trenggalek. Usaha dangang ini menyediakan berbagai macam jenis kain batik dan motif batik khas Trenggalek, batik daerah di Provinsi Jawa Timur, dan Indonesia.

Kegiatan kunjungan ini salah satu rangkaian dari program kegiatan P5 kurikulum merdeka semester 2 yang bertema Budaya Lokal. Bunga Putri Andarweni selaku koordinator P5 (putri) menjelaskan, kunjungan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada siswa dalam mengenali lingkungan industri dan mengetahui proses pembuatan batik secara langsung.

“Kunjungan industri ini tujuannya  untuk mengenali lingkungan industri batik, mengetahui proses pembuatan batik, memahami cara memasarkan produk kerajinan. Dan untuk menanamkan sikap percaya diri, rasa cinta tanah air kepada anak-anak,” jelas Ustazah Bunga, sapaannya.  

Siswa SMP Muhammadiyah 1 Trenggalek (putri), melakukan kunjungan ke UD Batik Tie Poek/ foto : Anis Rohmawati
Dia melanjutkan, yang mengikuti kunjungan ke industri batik Tie Poek yaitu seluruh kelas VII (Kelas 1 SMP) yang berjumlah 81 anak (51 siswa, 30 siswi). Kegiatan siswa selama kunjungan yaitu mengamati lingkungan industri, menggali informasi melalui wawancara dan mencari informasi tentang kerajinan batik Trenggalek.

“Kegiatan anak-anak di sana itu mengamati lingkungan, wawancara kepada owner atau pengrajin di sana, dan mencari ilmu tentang kerajinan batik khas Trenggalek. Kemudian mereka juga ada yang mencoba langsung praktik di sana, seperti mencolet warna pada batik yang sudah dicanting,” paparnya.

Thoriqul Azam, Siswa SMP Muhammadiyah 1 Trenggalek praktik membatik secara lansung / foto : Anis Rohmawati
Ustazah Bunga menyampaikan juga harapan untuk para siswa SMP Muhammadiyah 1 Trenggalek yaitu untuk selalu mengenali, dan mencintai produk dalam negeri, memiliki rasa percaya diri dan mampu menghasilkan karya batik yang berkualitas sebagai langkah melestarikan kebudayaan Indonesia. [Candra Dwi Aprida]

Bagikan:

0 Komentar

Bergabunglah dalam diskusi

Tinggalkan Komentar