Detail Berita

Baca Berita Muhammadiyah Boarding School Trenggalek

Informasi lengkap seputar kegiatan dan prestasi di lingkungan SekolahKu

Aksi

Mengenalkan Jamu Tradisional : Santri MBS Trenggalek Diajari Membuat Jamu

10 March 2024 Admin
Mengenalkan Jamu Tradisional : Santri MBS Trenggalek Diajari Membuat Jamu

Santri sedang mengupas kunyit dan kencur/ foto: Farida

mbsmu.com – Membuat jamu merupakan salah satu kegiatan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) SMP Muhammadiyah 1 Trenggalek yang dilaksanakan di Kampus Putra Muhammadiyah Boarding School (MBS) Trenggalek  pada hari Sabtu (9/3/24). Kegiatan ini berdasarkan Tema P5 yang telah ditentukan oleh koordinator P5 yaitu Kearifan Lokal untuk jenjang SMP Kelas VIII.

Bersama 78 santri MBS Trenggalek dan koordinator P5, para santri pada hari itu serius membuat jamu tradisional. Farida Yeni Giarti, salah satu koordinator P5 Putra menjelaskan tujuan diadakannya praktik pembuatan jamu.

“Kegiatan P5 anak-anak hari ini, kita akan praktik membuat jamu tradisional beras kencur. Kita ingin mereka bisa mengenal jamu tradisional, kasiatnya apa, cara pembuatannya seperti apa,” jelasnya.

Yang akrab disapa Ustadzah Farida itu, juga memaparkan kegiatan apa saja yang dilakukan siswa pada hari itu.

“Hari ini anak-anak melakukan pengupasan bahan baku jamu, seperti kunyit dan kencur. Kemudian dicuci, diiris terus dijemur. Setelah dijemur beberapa hari, bahan baku jamu akan di rebus,” papar Farida.

Setelah direbus beberapa jam, lanjutnya, jamu tersebut akan disaring dan didiamkan beberapa selang waktu, kemudian akan ditaruh di botol dan diberi label. Saat kegiatan berlangsung, Farida juga menjelaskan khasiat jamu tradisional bagi tubuh kepada para siswa. Seperti kunyit dapat digunakan untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

“Jamu tradisional itu mempunyai banyak manfaat bagi tubuh anak-anak. Kunyit itu dapat meningkatkan daya tahan tubuh. Jadi, tidak heran saat Covid-19 dulu ada, banyak yang merekomendasikan untuk mengonsumsi kunyit. Pun juga kencur, kencur juga bermanfaat untuk meredakan batuk berdahak dan hidung tersumbat,” terangnya.

Harapan dari Bapak/Ibu Guru dengan diadakannya kegiatan ini, agar santri MBS Trenggalek mengenal dan terampil dalam pembuatan jamu tradisional.

“Harapan kami kepada anak-anak, dari kegiatan ini mereka bisa membuat jamu tradisional yang akan digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, produk jamu yang dibuat anak-anak, rencana kami (setelah produk itu sudah siap jual), kami akan berkeja sama dengan MBS Mart untuk pemasaran produk buatan anak-anak,” ujarnya. [Tim Redaksi]

Bagikan:

0 Komentar

Bergabunglah dalam diskusi

Tinggalkan Komentar